Cara mencegah Penyakit Asma

Asma dapat terjadi kapan saja, di mana saja. Anda tidak bisa tahu kapan asma akan muncul. Asma yang mendadak kambuh tidak hanya membuat Anda menjadi gila, tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Tenangkan diri Anda terlebih dahulu. Lihatlah berbagai cara di bawah ini untuk mencegah kambuhnya asma.

Cara sederhana untuk mencegah kambuhnya asma


1. Gunakan pengukur aliran puncak
Pengukur aliran puncak adalah alat untuk melihat pergerakan dan fungsi paru-paru. Alat ini adalah salah satu rekomendasi para ahli untuk mengendalikan asma.

Pengukur aliran puncak dapat dengan mudah digunakan di rumah. Bernapaslah seperti biasa, lalu buang napas ke dalam rongga alat ini. Semakin tinggi angka yang keluar dari flow meter puncak, semakin baik skor fungsi pernapasan terkait dengan jumlah aliran udara di saluran udara.

Ketika Anda didiagnosis menderita asma untuk pertama kalinya, dokter Anda akan meminta Anda untuk menggunakan flow meter puncak setiap hari selama 2-3 minggu.

Sebagian besar rencana tindakan asma didasarkan pada pembacaan aliran puncak. Berdasarkan bacaan ini, Anda dapat mengetahui tindakan apa yang harus diambil untuk mengatasi asma Anda.

2. Biasakan bernafas melalui hidung
Saat Anda melakukan aktivitas atau olahraga yang intens, Anda dapat menarik dan menghembuskan napas secara tidak sadar melalui mulut. Namun, ternyata hal ini dapat memicu kambuhnya asma.

Mulut tidak memiliki rambut dan rongga sinus seperti hidung yang dapat menghidrasi udara yang masuk. Udara kering dan dingin yang memasuki paru-paru akan memicu penyempitan saluran udara sehingga Anda akan mengalami kesulitan bernapas dengan baik.

Dengan membiasakan diri melalui hidung, Anda akan menjaga udara tetap hangat dan lembab untuk mencegah kambuhnya asma.

3. Hindari pemicu asma
Ada banyak hal yang bisa memicu kambuhnya asma. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang dapat memicu kambuhnya asma Anda, sehingga Anda dapat menghindarinya.

Secara umum, hindari asap rokok, debu, asap kimia, serbuk gergaji dan bahkan serbuk sari yang melekat pada pohon jika Anda menderita asma. Jika terhirup ke paru-paru, bisa memicu kambuhnya asma.

4. Minum obat secara teratur sesuai resep
Sebaiknya Anda membawa obat asma setiap kali meninggalkan rumah untuk melindungi diri dari asma berulang yang dapat terjadi kapan saja.

Juga, cobalah minum obat teratur untuk mengendalikan asma Anda dan jangan mengganggu dosis Anda tanpa sepengetahuan dokter Anda, bahkan jika gejala asma Anda telah membaik.

5. Hindari tidur dengan hewan peliharaan
alergi terhadap hewan
Jika Anda memiliki hewan peliharaan, apakah itu anjing atau kucing, yang terbaik adalah membiarkannya berlari atau tidur di luar kamar Anda. Ingatlah bahwa bulu hewan yang berserakan dapat menempel pada karpet dan kasur, menyebabkan asma di malam hari.

Merupakan ide yang bagus untuk selalu menutup pintu ruangan agar hewan tidak bisa memasuki ruangan. Metode sederhana ini akan berdampak besar dalam mengurangi frekuensi kekambuhan asma pada malam hari, lho.

6. Sesuaikan diet Anda
pola makan penderita asma
Peningkatan asam lambung, baik gastritis atau GERD, merupakan faktor risiko asma. Sebagai tindakan pencegahan, atur diet Anda agar asam lambung tidak naik dan memicu asma.

Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging berlemak, makanan yang digoreng, susu dan cokelat. Sama halnya dengan kopi, teh, makanan pedas dan makanan asam, semua ini harus dibatasi karena dapat mengiritasi tenggorokan.

Jika Anda mampu mengendalikan gejala asam lambung, risiko kekambuhan asma di malam hari dapat dikurangi seminimal mungkin.

Baca juga :