Macam Macam Najis dan Cara Mensucikannya

Jenis-jenis, makna, jenis-jenis, hal-hal kotor dan cara-cara pemurnian yang tidak murni adalah lengkap, sehingga mudah dimengerti. Sumber : waheedbaly.com

Assalamu’alaikum warohamtullohi wabarokatuh. Pada kesempatan ini kita akan membahas bab najis, tentang najis dan najis secara terperinci, sehingga pembaca mudah memahami dokumen-dokumen yang berkaitan dengan najis, untuk lebih jelasnya, kami mengacu pada penjelasan di bawah ini, semoga bermanfaat.

Definisi Najis

Bahasa tidak murni dalam hal segala sesuatu yang dianggap kotor meskipun terlihat bersih

Sementara itu, menurut arti harafiah itu berarti segala sesuatu yang dianggap kotor dan diklasifikasikan sebagai barang dagangan kotor.

Sedangkan ilmu fiqh najis memiliki makna bahwa semua yang kotorlah yang menyebabkannya tidak menerima aliran sesat.

Sebelum melakukan semua amaliya adorasi ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar adorasi kita dapat diterima oleh Allah SWT, yang harus dianggap kebersihan dan kemurnian yang merupakan syarat mutlak sebelum menghadap Tuhan untuk memenuhi perintah dan kewajiban .

keadaan tubuh dan tubuh (hati) harus murni dari segala jenis kotoran atau hal-hal kotor. karena kotoran atau kenajisan dapat menjadi penghalang bagi kedatangan praktik dan penyembahan kepada Tuhan.

Berikut ini akan menjelaskan jenis-jenis Najis dan distribusinya, silakan baca penjelasan di bawah ini.

Jenis-jenis najis dan cara memurnikannya

Najis dibagi menjadi beberapa jenis termasuk:

Haram Ainiyah
Afiya najis
Syakiyah yang tidak murni
Maknawiyah yang tidak murni

Ini adalah jenis najis yang perlu kita ketahui, tetapi secara umum masyarakat hanya tahu tentang najis Ainiya, dan ini adalah pengetahuan tambahan yang perlu kita ketahui untuk membebaskan diri dari kenajisan. Penjelasan masing-masing berikut akan dijelaskan di bawah ini.

1. Ainiyah haram

Najis Ainiyah adalah najis yang dapat dilihat dan dilihat dengan mata telanjang, najis Ainiyah adalah najis yang umum, yang secara luas diakui dan diketahui oleh beberapa orang, Paman Ainiyah dibagi menjadi 3 bagian, termasuk:

A. Mukhaffafah haram
Najis Mukhaffafah adalah najis dalam kategori najis, contoh tidak murni adalah urin anak laki-laki yang berusia kurang dari dua tahun dan belum makan nasi.

Cara membersihkannya: hanya dengan menaburkannya dengan air atau ditaburi dengan air, itu bahkan lebih baik dicuci, tetapi tidak dicuci baik-baik saja.

B. Mutawasithoh yang tidak murni
Mutawasithoh yang tidak murni adalah, yang tidak murni dalam kelompok yang tidak murni, misalnya, objek yang tidak murni adalah:

Bangkai binatang atau bangkai binatang kecuali ikan, belalang dan sejenisnya
Sial, darah, madzi, urin dan sejenisnya dari binatang yang dilarang makan daging.
Cara membersihkan najis atau najis Mutawasithoh adalah: Dalam hal ini untuk menjaga najis ini najis, bersihkan Mutawasithoh dengan mencuci dengan air mengalir sampai benar-benar bersih dan hilang warna, bau dan rasa

C. Impuro Mughollazhoh
Najis Mughollazhoh adalah najis yang termasuk dalam kelompok najis berat atau besar, antara dua benda najis, misalnya anjing dan babi.

Cara membersihkan kotoran Mughollazhoh atau kotoran kotor adalah: sebelum mencuci harus dicuci dengan tanah atau sejenisnya dan kemudian hanya dicuci dengan air tujuh kali sampai benar-benar basah.

2. Afiya Najis

Najis adalah najis jika kita terkena najis ini. Contoh dari Paman Afiyah adalah:

Karkas hewan yang darahnya tidak mengalir contohnya seperti darah lalat hewan, kutu darah binatang dan nyamuk darah binatang.
Najis sangat tidak murni
Darah kotor dan nanah karena gatal dan sejenisnya
Tanah dan debu bercampur dengan najis, yang sangat sulit dihindari dan dibersihkan seperti pada bagian bawah pakaian, sepatu dan sandal

3. Syakiyah yang tidak murni

Najis Syakiyah adalah najis, yang membuat kita ragu, misalnya, sebagai berikut:

Najis yang terkena uap atau aura Mukhoffafah tidak murni
Najis yang terkena uap atau aura murni Mughollazhoh
Najis yang terkena uap atau aura Mutawasithoh
Najis yang terkena uap atau aura kotor Afiyah
Tidak murni tidak perlu untuk mencucinya, tetapi jika ada pakaian dan tempat lain lebih baik, maka lebih baik untuk berganti pakaian.

4. Maknawiyah yang tidak murni

Najis Maknawiyah adalah najis yang tidak memiliki bentuk atau bentuk benda, najis ada di dalam hati, misalnya Najis maknawiaya adalah:

A. Syirik
Tindakan menghindari atau mengaitkan mitra dengan Allah dianggap tidak bersih.

Cara membersihkan najis Ini adalah: bertobat dan selalu berdoa kepada Allah Subhana wa ta’ala

B. Niyat yang salah
Salah niyat adalah tindakan syirik yang tidak berwujud.

Cara untuk memurnikannya adalah: bertobat dan meluruskan niyat dalam melakukan semua tindakan penyembahan yang dengan tulus dihormati karena Tuhan.

C. Marah, Dendam dan Sombong
Marah dendam dan sombong adalah kotorang hati yang merupakan kategori najis.

Cara mensucikannya adalah: Bertaubat untuk Allah SWT dengan memperbanyak sujud dan melestarikan akhalqul karimah untuk semua yang membuat ciptaan Allah.