3 Manfaat Makan Jengkol untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Manfaat Jengkol

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Tidak hanya menilai Jengkol setelah bau. Padahal, tidak sedikit orang menghindari Engkol karena baunya yang tidak sedap. Tetapi berpikir dua kali untuk tidak makan Jengkol, ternyata Jengkol memiliki beberapa manfaat kesehatan. Apa manfaat Jengkol bagi tubuh?

Manfaat Jengkol
Berbagai manfaat Jengkol untuk kesehatan

Jika Jengkol dimasak dengan benar, aroma yang tidak sedap sebenarnya berkurang. Selain itu, makanan ini memiliki rasa dan tekstur yang sangat lezat berkat proses memasak yang tepat, yang dapat membangkitkan selera Anda.

Anda tidak hanya dapat memuaskan nafsu makan, Jengkol juga memiliki beberapa manfaat kesehatan, yaitu:
1. Jengkol mengandung antioksidan tinggi, baik untuk pencegahan berbagai penyakit kronis

Apakah Anda berpikir jika Anda mencegah pertumbuhan kanker, apakah ini salah satu manfaat dari Jengkol? Ya, Jengkol ternyata mengandung banyak antioksidan yang bisa Anda gunakan sebagai senjata melawan radikal bebas dalam tubuh. Jenis antioksidan yang dimiliki Jengkol adalah polifenol, flavoniode, terpenoid, dan alkaloid.

Antioksidan ini memiliki kemampuan melindungi tubuh dari efek samping radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes dan gangguan metabolisme lainnya.
2. Jengkol dapat mencegah diabetes

Meskipun masih ada beberapa penelitian yang menunjukkan manfaat Jengkol, salah satu percobaan yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa Jengkol mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Jika penelitian lebih lanjut dilakukan, bukan tidak mungkin para ahli dapat membuktikan bahwa Jengkol cocok untuk mencegah diabetes dan mengendalikan gula darah pada penderita diabetes. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus-tikus ini, para peneliti mengklaim melihat sekelompok tikus yang mengkonsumsi Jengkol dan memiliki kelenjar Langerhans yang lebih aktif. Kelenjar Langerhans bertanggung jawab untuk produksi hormon insulin dan berbagai hormon yang mengatur gula darah dalam tubuh.
3. Jika Anda makan Jengkol, hindari mulas

Eksperimen pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang memakan Jengkol cenderung dilindungi dari gangguan pencernaan seperti bisul lambung. Kelompok tikus yang mengonsumsi Jengkol mengalami peningkatan enzim superoksida dismutase (SOD), enzim yang memainkan peran penting dalam melindungi dinding lambung dari cedera asam lambung.
Tapi hati-hati, jangan terlalu banyak makan Jengkol!

Jengkol juga mengandung beberapa zat yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak. Dalam beberapa penelitian, Jengkol memiliki kandungan nitrogen yang relatif tinggi, yang dapat menyebabkan disfungsi ginjal dan masalah dengan sistem urin.

Jika Anda ingin makan Jengkol, Anda harus berhati-hati karena Anda mungkin diracuni oleh makanan favorit Anda. Meskipun dinyatakan dalam sebuah penelitian bahwa keracunan Jengkol adalah peristiwa yang jarang terjadi, itu dapat menyebabkan gagal ginjal pada seseorang.

Baca Juga :