Manfaat Rumput Fatimah

Manfaat Rumput Fatimah

Rumput Fatimah dijadwalkan untuk dapat memulai proses persalinan ibu hamil. Namun sebenarnya, manfaat ramuan Fatimah tidak hanya itu. Apa lagi?

Apa itu Rumput Fatimah?

Ramuan atau akar Fatimah memiliki nama Latin seperti Labisa pumila. Tumbuhan ini ditemukan di Asia Tenggara, khususnya di dataran rendah dengan ketinggian 300 hingga 700 meter.

Ramuan fatima memiliki bentuk daun kecil dengan batang merayap, ketinggian tanaman ini sekitar 30 hingga 40 cm. Daunnya runcing elips dengan sisi atas daun hijau gelap dan latar belakang hijau muda ke merah ungu.

Bisakah Anda benar-benar memulai proses kelahiran?
Di Malaysia, tanaman dikeringkan dan ekstraknya diambil beberapa hari di dekat tanggal pengiriman. Selain campurannya sendiri, akar Fatimah dijual bebas di Malaysia dalam berbagai bentuk. Dari suplemen herbal hingga minuman kaleng siap minum.

Manfaat Rumput Fatimah

Manfaat Rumput Fatimah

Namun, sampai sekarang tidak ada penelitian medis yang valid atau saran telah ditemukan yang menyatakan manfaat dari ramuan atau akar fatima untuk pengiriman. Sebaliknya, dokter dan profesional kesehatan tidak merekomendasikan calon ibu untuk minum jamu fatimah.

Dipercayai bahwa beberapa kandungan dalam akar Fatima memicu kontraksi uterus terlalu dini, yang dikhawatirkan menyebabkan komplikasi selama persalinan.

Baik bagi wanita hamil untuk tidak menggunakan ramuan atau obat herbal apa pun sebelum berkonsultasi dan mendapatkan persetujuan dari dokter.

Jadi apa manfaat ramuan kesehatan Fatimah?
1. Menangkal radikal bebas
Meringkas isi penelitian di Kuala Lumpur, Malaysia, ramuan Fatimah mengandung antioksidan yang memiliki manfaat baik bagi tubuh.

Kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya termasuk flavonoid, asam askorbat, beta-karoten, antosianin, dan senyawa fenolik. Beta-karoten dalam ramuan fatima telah terbukti menghambat efek radikal bebas dalam tubuh. Sementara flavonoid berfungsi untuk mencegah timbulnya penyakit kronis seperti osteoporosis, rematik dan penyakit lain yang terkait dengan stres oksidatif.

Kandungan fenolik dalam ramuan fatima memiliki potensi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk mencegah peradangan dan paparan infeksi penyakit.

2. Pengurangan risiko osteoporosis pada wanita menopause
Dalam penelitian ini, ekstrak herba Fatima juga menunjukkan manfaat potensial sebagai obat untuk osteoporosis, rematik dan masalah fungsi seksual wanita.

Ramuan fatimah mengandung fitoestrogen alami. Dalam dunia kedokteran, fitoestrogen dapat digunakan sebagai alternatif terapi estrogen untuk mengatasi masalah osteoporosis yang disebabkan oleh menopause. Ekstrak herba Fatimah telah dilaporkan lebih aman daripada terapi estrogen karena tidak ada risiko efek samping yang signifikan.

Namun, ekstrak ini hanya dapat digunakan pada dosis rendah. Sebuah studi percontohan melaporkan bahwa dosis herbal yang aman dari jamu fatimah berkisar antara 560 mg / hari untuk wanita pascamenopause.

Berapa banyak yang bisa Anda konsumsi dari akar Fatima?
Untuk mendapatkan manfaat dari ramuan fatima, Anda dapat mengkonsumsi ekstrak dalam persiapan produk herbal seperti kapsul, teh dan minuman kaleng.

Sebagian besar produk herbal atau fatima di pasaran mengandung dosis 154 mg, yang dapat dikonsumsi hingga dua kali sehari. Meski begitu, masih lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan produk herbal apa pun.

Baca juga: