Pendidikan

Pengertian Ideologi

Pengertian Ideologi

Pengertian Ideologi – itu adalah kumpulan ide, ide dasar, keyakinan, dan keyakinan dinamis. Ideologi adalah cara melihat bagaimana membentuk karakter pemikiran dalam pemenuhan keinginan atau cita-cita.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ideologi adalah kumpulan konsep sistematis yang digunakan sebagai dasar pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup.

Pengertian Ideologi cara berpikir seseorang atau kelompok. paham juga ideologi, teori dan tujuan yang merupakan program sosial politik.

Fungsi ideologi Pancasila adalah sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia, membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya.

Kunjungi : https://rumus.co.id/

Pancasila dianggap sebagai ideologi bangsa karena selain berfungsi sebagai cita-cita normatif penyelenggaraan Negara, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai-nilai yang disepakati bersama, oleh karena itu Pancasila juga berfungsi sebagai sarana atau alat pemersatu masyarakat yang dapat mempersatukan berbagai golongan. orang. di Indonesia.

Pancasila berfungsi sebagai visi jalan hidup berbangsa. Pancasila dapat menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme.

Ideologi Pancasila menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dan masyarakat yang hidup di dalamnya. Tanpa Pancasila, nyawa banyak orang Indonesia akan terancam. Ideologi asing bisa masuk ke Indonesia tanpa diproses ulang oleh bangsa Indonesia.

Praktik ketimpangan, seperti rasisme atau yang disebut SARA, akan merajalela di lingkungan sekitarnya. Hal ini memungkinkan terjadinya disparitas sosial di antara orang Indonesia.

Bersumber dari : https://rumusbilangan.com/

Sejarah Ideologi

Sejarah ideologi Dilaporkan oleh Encyclopaedia Britannica (2015), ideologi merupakan salah satu bentuk filsafat sosial atau politik di mana unsur-unsur praktisnya sama menonjolnya dengan unsur teoritisnya. Ini adalah sistem ide yang bertujuan untuk menjelaskan dunia dan mengubahnya. Ideologi pertama kali muncul dalam Revolusi Prancis, diperkenalkan oleh filsuf Destutt de Tracy pada abad ke-18.

Pada abad ke-19, ideologi menjadi semakin populer. Destutt de Tracy dan rekan-rekannya merancang sistem pendidikan nasional yang mereka yakini akan mengubah Prancis menjadi masyarakat yang rasional dan ilmiah. Ini menggabungkan kepercayaan yang kuat pada kebebasan individu dengan program perencanaan negara dan, pada 1795, menjadi doktrin resmi Republik Prancis.

Napoleon awalnya mendukung Destutt de Tracy, tetapi kemudian berbalik melawannya. Bahkan pada tahun 1812, dia menyalahkan pasukannya yang kalah atas pengaruh ideologi ini. Beberapa sejarawan filosofis menyebut abad ke-19 sebagai era ideologi.

Tetapi ada batasan tentang apa yang dapat dikatakan seseorang tentang ideologi. Karena subjek ideologi kontroversial dan dapat diperdebatkan, setidaknya sebagian dari kontroversi tersebut bersumber dari perbedaan definisi kata ideologi.

Sumber Referensi : https://rumusrumus.com/

Makna dan Fungsi Ideologi Pancasila

Pancasila tidak hanya diposisikan sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai ideologi nasional bangsa Indonesia.

Pancasila adalah ideologi yang memiliki arti sebagai berikut:

  1. Nilai-nilai yang dicantumkan dalam Pancasila merupakan cita-cita normatif penyelenggaraan negara.
  2. Nilai-nilai yang tertuang dalam Pancasila adalah nilai-nilai yang disepakati bersama, sehingga menjadi salah satu alat pemersatu (integrasi) masyarakat Indonesia.

Kunjungi : https://materibelajar.co.id/

Peran Ideologi Pancasila

  1. Sarana pemersatu bangsa Indonesia, memperkuat dan memelihara persatuan dan kesatuan.
  2. Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya.
  3. Memberikan motivasi untuk memelihara dan memajukan jati diri bangsa Indonesia.
  4. Menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan negara.
  5. Memupuk jiwa nasionalisme dan patriotisme.
  6. Menunjukkan jalan dan pembinaan dalam upaya mewujudkan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.

Berbagai ideologi

Sumber Referensi : https://majalahpendidikan.com/

Ada banyak ideologi berbeda di dunia. Jenis ideologi berikut ini sering kita jumpai:

1. Kapitalisme

Kapitalisme adalah ideologi yang menekankan pada sistem ekonomi di mana perdagangan, industri, dan alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta. Ini membuat semua alat produksi dan pendukungnya menjadi milik pribadi. Kapitalisme menekankan pada berbagai upaya untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

2. Liberalisme

Liberalisme atau liberalisme adalah ideologi yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik utama. Secara umum, liberalisme menginginkan masyarakat bebas, yang dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi individu.

Contoh Ideologi Pancasila

Simak Juga : https://pelajarindo.com/

  1. Sila Pertama

Contoh penerapan ideologi Pancasila pada sila pertama adalah memberikan kebebasan beragama. Oleh karena itu, negara tidak pernah memaksa seseorang untuk memeluk agama tertentu.

  1. Sila kedua

Saling menghormati menurut adat ketimuran dan sila kedua Pancasila adalah contoh ideologi sila kedua. Karena itulah bangsa Indonesia wajib memiliki rasa saling menghormati antar individu dan kelompok.

  1. Sila ketiga

Contoh ideologi Pancasila yang diambil dengan prinsip ketiga adalah selalu mementingkan kepentingan kelompok dan bukan kepentingan individu.

  1. Sila Keempat

Keberadaan ideologi Pancasila ini menuntut masyarakat untuk berunding ketika memutuskan atau memberikan solusi atas suatu masalah yang sedang terjadi.

Tujuan musyawarah ini adalah untuk mendengar dan memutuskan jalan keluar dari suatu masalah agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

  1. Sila Kelima

Contoh terakhir dari ideologi Pancasila adalah bersikap adil dalam memutuskan suatu masalah.

OK Demikian sobat, yang dapat kami sampaikan ulasan tentang Pengertian Ideologi, semoga dengan adanya ulasan yang singkat ini daat berguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.