Pengertian Lembaga Keluarga Dan Fungsi

Pengertian Lembaga Keluarga Dan Fungsi

Pengertian Lembaga Keluarga Dan Fungsi – Institusi keluarga adalah salah satu dari jenis institusi sosial, karena institusi keluarga adalah yang mengatur perilaku keluarga. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat ulasan di bawah ini.

Memahami Institusi Keluarga

Lembaga keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan anak-anak.

Dalam sebuah keluarga, hubungan antar anggota keluarga diatur sedemikian rupa sehingga setiap anggota keluarga memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Pembentukan keluarga berasal dari perkawinan sah sesuai dengan agama, adat istiadat, dan wewenang.

Keluarga Contoh Keluarga

  • Departemen Agama (AMC)
  • Pengadilan agama
  • Lembaga Perlindungan Anak (LPA)
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • Dewan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN)
  • Kantor Konseling Keluarga Sejahtera (LK3)
  • Perkembangan kesejahteraan keluarga (PKK)
  • Posyandu
  • Organisasi pemuda
  • Dana Layanan Anak dan Keluarga (BIAYA)
  • Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A)
  • Asosiasi Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
  • Kantor Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
  • Fokus pada Keluarga Indonesia (FOFI)
  • Kami mencintai remaja (KISARA)

Proses Pembentukan Institusi Keluarga

Kehidupan sosial / masyarakat menginginkan ketertiban, kedamaian dalam kontrak, komunikasi untuk memenuhi sejumlah kebutuhan dasar manusia, bahkan untuk pengawasan tanpa adanya lembaga sosial yang mengatur kehidupan masyarakat, tidak akan dapat dikendalikan sesuai dengan kehendak bebas mereka.

Karakteristik Keluarga

Pengertian Lembaga Keluarga Dan Fungsi

  • Ini adalah kelompok sosial yang terdiri dari berbagai usia dan jenis kelamin.
  • Setidaknya 2 dari mereka memiliki hubungan suami-istri yang diakui oleh masyarakat dan memiliki anggota keluarga sebagai bagian dari perkawinan yang sah.
  • Memiliki seperangkat aturan sosial khusus yang diakui dan diimplementasikan bersama oleh semua anggota keluarga.
  • Memiliki fungsi dasar, termasuk fungsi reproduksi, ekonomi, sosialisasi dan perlindungan.
  • Menempati tempat tertentu dalam periode waktu tertentu

Fungsi Institusi Keluarga

1. Fungsi biologis atau reproduksi

Setiap orang memiliki kebutuhan biologis, baik pria maupun wanita. Ketika memenuhi kebutuhan biologis, trah akan terjadi dalam bentuk keturunan. Karena itu, keluarga berfungsi sebagai alat reproduksi.

2. Fungsi protektif atau protektif

Dalam memastikan perlindungan semua anggota keluarga. Salah satu alasan untuk menciptakan keluarga adalah untuk memberikan keamanan dan perlindungan baik secara fisik maupun psikologis.

3. Fungsi ekonomi

Dalam fungsi ekonomi keluarga sangat penting bagi kehidupan keluarga, karena keluarga adalah pilar utama untuk kelangsungan hidup keluarga mereka. Fungsi ekonomi keluarga, terdiri dari pendapatan, perencanaan dan penggunaan.

4. Fungsi pendidikan

Orang tua memikul tanggung jawab paling penting yang harus ditanggung. Dalam keluarga, ini adalah salah satu lingkungan pendidikan yang pada awalnya dirasakan dan diterima oleh anak-anak. Ayah dan ibu saya berperan aktif dalam memberikan pendidikan dalam keluarga untuk anak-anak mereka.

Tahap Pengembangan Keluarga

1. Panggung ke Nuptual

Pada tahap ini, hal ini ditandai dengan proses yang intensif dan terencana untuk menggabungkan antara seorang pria dan seorang wanita, dan kemudian sebuah kesepakatan antara kedua pihak untuk menciptakan sebuah keluarga dalam pernikahan. Tahap ini juga ditandai oleh proses spesialisasi dan interaksi.

2. Tahap pernikahan (tahap Immune)

Pada tahap ini, pernikahan adalah awal perjalanan dari keluarga, ditandai dengan acara kontrak pernikahan yang diadakan sesuai dengan hukum negara dan agama, diikuti oleh pernikahan, yang biasanya diadakan berdasarkan adat istiadat tertentu. Pada tahap ini, keluarga baru mulai meyakinkan posisi dan sikap keluarga, yang akan dibagi bersama.

3. Tahap pengasuhan anak (tahap mengasuh anak)

Tahap pad ini terjadi setelah beberapa tahun menikah, dan keluarga akan diberkati dengan anak-anak. Anak-anak adalah hasil dari cinta, berkembang dalam kehidupan keluarga. Keluarga selanjutnya bertanggung jawab atas pemeliharaan, pengasuhan dan pendidikan anak-anak yang lahir sebelum dewasa.

Lihat Juga :